Di sana
Di pusaran riuh
Di pusat ribut
Aku bersila, mengatupkan kelopak mata
Meramu doa, merapal mantra
Di sana
Di ramuan doa
Di rapalan mantra
Kamu lenggangkan pinggang, melepas tegang
Meluruhkan yang kamu kenakan
Dan di hadapmu
Di depan pusarmu
Dua puluh delapan pria
Menawarkan dekapan
Menawarkan ketegangan
yang sebelumnya kamu lepaskan
Dua puluh delapan pria
Meramu bujuk
Merapal rayu
Berharap bisa membuatmu tegang
meregang
menggelinjang
meregang
menggelinjang
Terus menerus
Dan di sana
Di pusaran doa yang kuramu
Di pucuk mantra yang kurapal
Empat belas malaikat
Empat belas iblis
Nyawiji
Menghabisi
Dua puluh delapan pria
yang berharap bisa
membuatmu tegang
meregang
menggelinjang
No comments:
Post a Comment